Aplikasi Website Portal Berita dengan PHP dan MySql

Di era informasi saat ini, peran media massa telah berpindah dari konvensional ke era digital. Biasanya, media massa mengandalkan versi fisik (cetak), saat ini mulai beralih ke versi digital (online).

Hal ini tidak bisa dihindari, dan mau tidak mau, kita harus siap menerima keberadaan dunia yang serba online. Saat ini, penyebaran informasi berjalan begitu cepat, bahkan sangat cepat. Seolah-olah semuanya ada didepan mata dan hanya tinggal klik saja.

Karna cepatnya penyebaran informasi tersebut, peran media online saat ini mulai menggerus keberadaan media cetak yang membutuhkan waktu lama untuk sampai ke tangan pembacanya.

Maka tak heran, jika kemunculan media online di indonesia bak jamur dimusim hujan. Selain mudah dan cepat, media online tidak memerlukan biaya operasional yang besar.

Dan, pada kesempatan kali ini, saya akan memperlihatkan demonstrasi portal berita online atau biasa disebut Online News yang dirancang dengan sangat sederhana, menggunakan bahasa PHP dan MySql.

Portal berita ini dilengkapi oleh tampilan website yang bisa dilihat oleh pembaca (front end) dan tampilan untuk administrator melakukan update berita (backend).

Karena versi inimasih sangat sederhana dan terbatas, maka tidak menutup kemungkinan untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut kedepannya.

Untuk melihat demo website portl online selengkapnya, silakan tonton video berikut ini:

Demikian penjelasan kali ini, dan semoga bermanfaat. Terima kasih.

Persiapan Belajar Membuat Website: Instalasi Code Editor

Pada pembahasan sebelumnya, kita sudah melakukan penginstallan server localhost di PC atau Laptop. Server localhost yang kita pilih adalah XAMPP server. Bagi teman-teman yang belum menginstall, bisa dibaca artikel sebelumnya tentang: Bagaimana cara download dan install XAMPP Server

Langkah berikutnya adalah melakukan instalasi code editor. Code editor ini merupakan alat yang bisa membantu agar lebih mudah dalam menuliskan atau mengedit code program (script) yang ingin kita buat.

Ada banyak Code Editor yang biasa dipakai oleh programmer. Misalnya Dreamweaver, Visual Studio Code atau VSCode, NetBeans, Atom, Sublime Text dan lain-lain.

Namun, kita kali ini akan menggunakan Notepad++. Kebanyakan Code Editor termasuk notepad++ ini adalah open source, alias gratis. Jadi gak perlu bingung-bingung mikirin crack nya. (Hahaha).

Sebelum install notepad++ ini, teman-teman bisa mendownload programnya terlebih dahulu di situs notepad++. Silakan download disini

Kemudian doubleklik pada installer yang telah didownload tadi. Selanjutnya ikuti langkah-langkahnya sampai selesai.

Proses instalasinya sangat mudah. Namun, jika kurang paham bagaimana proses instalasinya, teman-teman bisa lihat pada video tutorial dibawah ini.

Oke, gampang kan? semoga instalasinya sukses ya. Agar niat untuk belajar web programmingnya jadi lancar jaya.

Begini tampilan notepad++ yang sudah berhasil di install.

Sekian, semoga bermanfaat dan sampai jumpa pada tutorial dan artikel berikutnya.

 

 

 

Install XAMPP Server, Peralatan Wajib untuk Belajar Web Programming

Bagi teman-teman yang ingin belajar pemrograman web atau jika ingin membuat sebuah program web, maka haruslah tersedia server localhost pada PC atau laptop teman-teman sekalian. Localhost adalah sebutan bagi server lokal yang ada di komputer atau Laptop kita.

Hal ini untuk memudahkan proses pembuatan dan pengujian program yang kita buat atau kita bangun nantinya.

Dengan adanya server localhost, maka komputer atau PC kita bekerja layaknya sebuah server web yang bisa memproses script atau code yang kita buat, serta bisa mengolah atau memproses data.

Ada banyak macam server localhost yang bisa digunakan untuk menjalankan fungsi server web, diantaranya: XAMPP, WAMPP, LAMP, AMPPS, MAMP, dll..

Namun, saya biasanya menggunakan XAMPP Server, dan pada artikel kali ini, kita akan coba menuliskan bagaimana cara download dan install XAMPP Server.

XAMPP merupakan singkatan dari X (cross platform) Apache, MySql, PHP, Perl. Yaitu, software lintas flatform yang bisa digunakan oleh empat bahasa program tersebut diatas. XAMPP server ini bebas/gratis didownload dan digunakan oleh siapapun.

Pada XAMPP Server ini sudah tersedia modul Apache, MySQL, Tomcat, dan FileZilla.

XAMPP Server dikembangkan oleh Apache Friends dan bisa mengunduh aplikasi ini melalui situs resminya di ApacheFriends.org.

Oke, langsung saja kita menuju ke situs penyedia programnya. Namun, untuk langkah-langkah proses instalasinya, teman-teman bisa simak video tutroialnya di bawah ini.

 

Demikian artikel kali ini, semoga bermanfaat dan proses instalasinya berjalan sempurna..

Sampai jumpa di lain kesempatan.

 

 

 

 

Tutorial Dasar PHP: Upload Data

Kali ini, kita mencoba untuk membahas bagaimana cara upload dokumen (gambar/image) ke server (localhost) dengan menggunakan PHP.

Aplikasi atau penggunaan upload image ini salahsatunya digunakan pada portal situs berita atau database karyawan atau mahasiswa. Upload image atau dokumen ini adalah proses menyimpan gambar dari local drive ke server.

Ok, langsung saja kita mulai step-stepnya. Buat sebuah file dengan nama “upload.php” dan simpan di folder situs pada server localhost anda.

Kemudian tuliskan kode form upload dibawah ini.

<p>Upload Data</p>
<form method="POST" action="" enctype="multipart/form-data">
<label>Nama:</label>
<input type="text" name="nama"><br>
<label>File:</label>
<input type="file" name="dokumen"><br>
<input type="submit" name="upload" value="Upload">

</form>

Kemudian save dan buka atau lihat hasilnya:

Form atau file ini belum bisa melakukan penyimpanan file (gambar) ke server, karena belum dilengkapi dengan script PHP.

Selanjutnya, tulis kode dibawah ini, tepat diatas kode yang telah kita buat tadi.

<?php
if(isset($_POST['upload']))
{
$nama = $_POST['nama'];
$file = $_FILES['dokumen'];

$file_name = $_FILES['dokumen']['name'];
$file_type = $_FILES['dokumen']['type'];
$file_tmp_loc = $_FILES['dokumen']['tmp_name'];
$file_size = $_FILES['dokumen']['size'];
$file_error = $_FILES['dokumen']['error'];

$store = "./photo/";
$allow = array("image/jpg","image/jpeg","image/png");

if(($file_name) && $file_error !==4)
{
if(in_array($file_type, $allow)) {

$kode = 'uploader_';
$namabaru = $kode.$file_name;

$tujuan = $store.$namabaru;

if(move_uploaded_file($file_tmp_loc,$tujuan))
{
echo'Upload Berhasil';
}else{
echo'Upload gagal';
}

}else{
echo'Tipe file '.$file_type.' tidak diizinkan';
}
}else{

}
}
?>

Variabel $store merupakan folder dimana kita akan menyimpan file yang telah diupload, dalam hal ini didalam folder “photo”. Sedangkan variable $allow merupakan tipe file yang diizinkan untuk diupload ke server.

Selain tipe file yang di list array tidak akan diupload ke server. Hal ini juga berfungsi sebagai filter tipe file yang akan diupload.

Setelah selesai, simpan file tadi dan silakan lihat hasilnya.

Untuk lebih jelas tentang bagaimana cara upload file atau Gambar dengan PHP, silakan lihat langkah-langkahnya pada video tutorialnya di bawah ini. Jangan lupa diSubscribe ya.

Demikian, pembahasan kali ini, semoga bermanfaat.

Koneksi ke Server Database MySql dengan Menggunakan PHP

Jika kita berbicara tentang pemrograman PHP, tidak terlepas dengan yang namanya MySql. Jika PHP berfungsi mengolah atau menampilkan data, maka MySql adalah tempat dimana data itu disimpan. Jadi, antara PHP dan MySql saling membutuhkan.

Memang, PHP bisa bekerja di hampir semua perangkat lunak database semisal Oracle dan Sybase, namun MySQL adalah yang paling sering digunakan.

Pemakaian PHP dan MySql akan sangat memudahkan programer dalam membangun sebuah website dan database yang jauh lebih kompleks.

Untuk menjalankan website menggunakan PHP & MySQL, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menghubungkan keduanya agar dapat saling berkomunikasi. Sehingga proses menampilkan, mengubah, menghapus, dan menginputkan data dapat dilakukan dengan baik.

Agar keduanya bisa saling berkomunikasi, diperlukan koneksi antara PHP dan MySql.

Persiapan awal Belajar PHP & MySQL

Sebelum melangkah lebih jauh, tentunya anda harus faham mengenai apa-apa saja yang dibutuhkan untuk memulai membuat sebuah website. Beberapa hal yang sudah harus tersedia adalah:

1. Sofware server localhost (diantaranya: XAMPP). Jika belum terinstal, silakan Download terlebih dahulu dan instalasikan ke komputer anda.
2. Browser. Bisa menggunakan Mozilla atau Chrome.
3. Script Editor. Ada beberapa script editor yang bisa digunakan, semisal: DreamWeaver, Notepad, Notepad++, NetBeans, Sublime dll.

Setelah XAMPP terinstal, silakan jalankan XAMPP server tersebut. Start Apache dan Mysql.

XAMPP Server

Langkah selanjutnya, buatlah sebuah folder dengan nama “belajar” di direktori XAMPP yang lokasinya sebagai berikut:

E:\xampp\htdocs\belajar\

Kemudian, buka browser dan ketik http://localhost/belajar/.

Sampai disini, server localhost anda telah dibuat, dan halaman index dari website yang dibuat kali ini adalah http://localhost/belajar/

Membuat Database dari phpMyadmin

Langkah selanjutnya adalah membuat sebuah database yang nantinya akan di koneksikan dengan script PHP.

phpMyAdmin adalah perangkat lunak bebas yang ditulis dalam bahasa pemrograman PHP yang digunakan untuk menangani administrasi MySQL melalui website. phpMyAdmin ini yang nantinya akan menjalankan operasi MySQL, diantaranya (mengelola database, tabel-tabel, bidang (fields), relasi (relations), indeks, pengguna (users), perizinan (permissions), dan lain-lain).

Oke, selanjutnya buka browser (new Tab) dan ketik http://localhost/phpmyadmin/ kemudian “Create new database” dengan nama “belajar”.

Koneksi ke Database dengan Script PHP

Langkah selanjutnya adalah membuat koneksi dengan PHP. Buka Script Editor dan buat sebuah file PHP dengan nama koneksi.php dan simpaan di folder “\\xampp\htdocs\belajar\” yang telah dibuat sebelumnya.

file koneksi.php

<?php
//mendefenisikan nama server. dafault server lokal anda adalah 'localhost'
define("SERVER","localhost");

define("USER","root");
//mendefenisikan nama user pada database MySQL. dafault user server lokal adalah 'root'

define("PASS","");
//mendefenisikan password pada database MySQL. dafault pass server lokal adalah kosong.

$connect=mysqli_connect(SERVER, USER, PASS);
if (mysqli_connect_errno())
{
//Jika koneksi gagal, tampilkan pesan ini
echo "Koneksi Gagal: " . mysqli_connect_error();
}

//Jika koneksi sukses, tampilkan pesan ini
echo "Koneksi Sukses";
?>

Simpan file dan jalankan script tersebut dengan mengakses alamat http://localhost/belajar/koneksi.php

Jika muncul pesan “Koneksi Sukses” itu berarti website yang kita buat sudah terhubung ke server database.

Demikian saja pembahasan bagaimana melakukan koneksi ke server database MySql dengan menggunakan script PHP. Untuk lebih jelas atau livedemo langkah-langkah diatas, silakan simak video berikut ini.

Jangan lupa Subscribe Channel, Like dan share videonya ya..